Foto Pengurus DPP PKB, Ahmad Fauzi, dalam sambutannya di Musyawarah Cabang (Muscab) PKB kabupaten Halmahera Selatan
Halmahera Selatan, CakrawalaMalut.com— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Minggu, 19 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Buana Lipu, Desa Mandong, Kecamatan Bacan Selatan.
Muscab ini merupakan bagian dari agenda konsolidasi nasional yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB guna memastikan struktur dan kinerja partai berjalan efektif hingga tingkat daerah.
Pengurus DPP PKB, Ahmad Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan pesan dari Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, yang berhalangan hadir karena tengah menjalankan agenda konsolidasi partai secara nasional sepanjang bulan April.
Menurut Ahmad Fauzi, pelaksanaan musyawarah cabang di seluruh Indonesia bertujuan untuk memperkuat pembinaan struktur partai secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga ranting. “DPP ingin memastikan bahwa seluruh jajaran partai di daerah benar-benar aktif dan mampu menjalankan fungsi organisasi secara optimal,” ujarnya.
Ia juga menyoroti dinamika global yang saat ini tengah berkembang, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, yang dinilai berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi nasional, termasuk kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok masyarakat.
“Situasi global akan berpengaruh hingga ke daerah. Oleh karena itu, kader PKB dituntut untuk peka terhadap kondisi masyarakat dan mampu menghadirkan solusi nyata,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fauzi menekankan pentingnya tiga pendekatan utama dalam berpolitik bagi kader PKB, yaitu politik kehadiran, politik kepeloporan, dan kerja nyata. Ia mengingatkan agar kader tidak hanya aktif pada momentum pemilu, tetapi juga konsisten hadir di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Halmahera Selatan, Muslim Hi Rakib, menyampaikan bahwa Muscab merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi serta merumuskan langkah-langkah ke depan dalam memperkuat peran partai.
Ia menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal serta membangun kemitraan yang konstruktif dengan pemerintah daerah guna mendukung pembangunan di Halmahera Selatan.
“Perbedaan pandangan dalam musyawarah adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dan soliditas demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Melalui Muscab ini, PKB Halmahera Selatan diharapkan mampu menghasilkan program-program strategis serta memperkuat konsolidasi organisasi, sehingga dapat meningkatkan kontribusi partai dalam pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.// Red
Editor : Ais Le


