Pulau Makian, Cakrawalamalut. Com — Kemarahan warga Desa Gurua, Kecamatan Pulau Makian, kini memuncak. Kepala Desa Gurua, Basri Haji Muhammad, disebut menghilang tanpa kabar dan sudah lama tidak pernah berkantor. akibatnya pelayanan pemerintahan desa lumpuh total dan masyarakat menjadi korban.
Warga menilai sikap kepala desa tersebut sebagai bentuk ketidakbertanggungjawaban terhadap amanah rakyat. Lebih parah lagi, menurut pengakuan warga, kunci kantor desa turut dibawa oleh kepala desa sehingga kantor desa tidak bisa dibuka sama sekali.
“Kantor desa tutup terus, tidak pernah buka. Kami bingung mau urus surat dan kebutuhan administrasi ke mana,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.
Kondisi ini membuat berbagai pelayanan masyarakat terhambat, mulai dari pengurusan surat keterangan, administrasi kependudukan, hingga kebutuhan pelayanan lainnya. Warga mengaku sudah terlalu lama bersabar menghadapi situasi tersebut.
Masyarakat Desa Gurua kini mendesak Pemerintah Kecamatan Pulau Makian dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan agar segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Desa Basri Haji Muhammad.
Warga menilai, jika benar seorang kepala desa meninggalkan tugas tanpa penjelasan dan membuat kantor pemerintahan tidak berfungsi, maka hal itu tidak bisa lagi dianggap persoalan biasa.mereka meminta ada evaluasi serius demi menyelamatkan pelayanan publik di desa.
“Jangan rakyat terus yang dirugikan. Pemerintah harus cepat bertindak,” tegas warga lainnya. hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Gurua Basri Haji Muhammad belum memberikan klarifikasi resmi terkait ketidakhadirannya maupun alasan kantor desa tidak beroperasi selama ini.
Situasi ini menjadi sorotan masyarakat Pulau Makian karena menyangkut hak pelayanan warga dan jalannya pemerintahan desa yang seharusnya tetap aktif melayani masyarakat setiap hari kerja.
Tim Redaksi


