Foto istimewa Ketua Umum Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara Jabodetabek (PB-FORMMALUT) M. Reza A Syadik
Jakarta, CakrawalaMalut.com – Anggota DPRD Kota Ternate, bongkar dugaan skandal SPPD Fiktif perjalanan dinas DPRD Kota Ternate.
Reza mengapresiasi kader partai Gerindra, sebab dengan adanya sosok perempuan pemberani ibu Nurjaya di DPRD Kota ternate dapat mengawasi modus kejahatan yang sering tersimpan rapih tanpa di ketahui Publik.
Namun dilain sisi ada yang aneh, setalah ramainya dugaan skandal SPPD fiktif di tubuh DPRD Kota Ternate, Sekwan DPRD Kota Ternate Aldi Ali malah terkesan kebakaran jenggot, dengan menantang untuk membuktikan.
Reza mencurigai jangan-jangan ada kaitannya dengan Aldi Ali, harusnya Sekwan Kota Ternate mensuport, kan logikanya konyol kalu Ibu Nujaya membuka kedok kejahatan SPPD Fiktif DPRD Kota Ternate harusnya beri dukungan.
Ibu Nurjaya DPRD Kota Ternate, tidak perlu hawatir dan takut, bongkar saja, jika kemudian ada bukti yang kaitanya dengan dugaan melibatkan siapa-siapa saja, kami tegas akan akan menggelar aksi besar-besara di jakarta dalam rangka meminta KPK segera tangkap actor di DPRD Kota ternate.
Modus perjalanan dinas fiktif sering menjadi opsi yang sulit di bongkar, pola klasik korupsi melalui perjalanan dinas memang jarang disentuh oleh lembaga hukum seperti KPK, tetapi tidak ada yang tidak mungkin, kalaulah merugikan keuangan Negara ya pasti akan masuk dalam daftar penetapan tersangka oleh KPK.
Reza menegasakan dalam waktu dekat akan gelar demonstrasi di KPK, meminta KPK segera lakukan investigasi khusus, mendorong pengawasan ketat agar anggaran Negara jangan jadi ladang perampokan dengan modus perjalanan dinas DPRD Kota Ternate, juga akan medesak kepada KPK telusuri apa di balik kaitan stetment yang muncul dari Aldi Ali Sekwan DPRD Kota Ternate yang semacam memberi kesan adanya dugaan kewatiran pasca, Ibu Nurjaya Anggota DPRD Kota Ternate membuka kedok kejahatan SPPD Fiktif DPRD Kota Ternate.
Ingat bahwa secara kelembagaan, Sekretaris DPRD itu kan memiliki mandat menjaga netralitas dan profesionalitas, bahkan lebih dari itu juga melayani seluruh anggota DPRD tanpa kecuali, kalaulah Sekwan yang bertugas mendukung fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, malah masuk dalam pusaran konflik politik, dan menantang salah satu fraksi ya tentu publik curiga.
Sumber : PB – Formmalut
Editor : Ais Le


