HALSEL, Cakrawala Malut. Com– Pernikahan putri bungsu dari tujuh bersaudara, anak dari Bapak Abdurahman Haji Asek dan almarhumah Ibu Naya Haji Sarah, berlangsung khidmat di Desa Gurua, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Kamis (hari ini).
Prosesi ijab kabul berjalan lancar dan penuh kekhusyukan, disaksikan keluarga besar serta masyarakat setempat yang turut hadir memberikan doa restu kepada kedua mempelai.
Meski suasana dipenuhi kebahagiaan, momen tersebut juga diwarnai rasa haru mendalam dari pihak keluarga, khususnya mempelai wanita yang merasakan kehilangan sosok ibunda tercinta di hari istimewanya.
Dalam prosesi akad, mempelai wanita diwakili oleh sang ayah, yang dengan penuh keteguhan menjalankan peran tersebut. Kehadiran ayah menjadi simbol kuatnya ikatan keluarga meskipun telah ditinggalkan oleh sosok ibu.
Keluarga besar berharap pernikahan ini menjadi awal kehidupan baru yang penuh kebahagiaan, keberkahan, serta keharmonisan bagi kedua mempelai.
(Lebih Menyentuh)
Di Hari Bahagiaku, Aku Sangat Merindukan Ibu
Hari ini, di Desa Gurua, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, aku resmi memulai kehidupan baru sebagai seorang istri. Aku adalah putri bungsu dari tujuh bersaudara, anak dari Bapak Abdurahman Haji Asek dan almarhumah Ibu Naya Haji Sarah.
Hari ini seharusnya menjadi hari paling lengkap dalam hidupku. Namun, ada satu sosok yang sangat kurindukan—ibuku.
Saat ijab kabul berlangsung, hatiku bergetar. Aku terharu, bukan hanya karena bahagia, tetapi juga karena sedih. Aku dinikahkan oleh papa, sosok yang kuat menggantikan peran ibu. Tapi tetap saja, tidak ada yang bisa menggantikan kehadiran ibu di sisiku.
Ibu, hari ini anak bungsumu menikah. Hari yang mungkin paling ibu tunggu, tapi tak sempat ibu saksikan.
Aku sangat merindukanmu, ibu. Setiap doa yang terucap hari ini, aku yakin sampai kepadamu. Semoga ibu tersenyum melihatku dari tempat terbaik di sisi-Nya.
Hari ini aku bahagia, tapi juga penuh haru. Karena dalam setiap kebahagiaan ini, ada rindu yang begitu dalam untukmu, ibu.
Tim Redaksi


