HALSEL,Cakrawala malut. Com – Pemerintah Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, menggelar rapat koordinasi terkait keamanan di Pantai Pawate pada Rabu (11/3/2026). Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan masyarakat, aparat keamanan, dan pengelolah wisata setempat.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung di Pantai Pawate saat menjelang Idul Fitri nanati. Pantai Pawate sendiri merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Pulau Makian yang dikenal dengan keindahan alamnya, termasuk air laut yang jernih dan adanya air tawar yang bisa dikonsumsi di dekat bibir pantai. Selain itu, pantai ini juga sering dikunjungi oleh wisatawan untuk melakukan aktivitas seperti snorkeling dan bersantai.
Selain membahas masalah keamanan di Pantai Pawate, dalam kesempatan ini juga disampaikan penjelasan singkat dari pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terkait demonstrasi yang terjadi kemarin. Demonstrasi tersebut dilakukan oleh perwakilan dari Kecamatan Pulau Makian dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Pengelola SPBU dalam penjelasannya menyampaikan bahwa mereka telah memahami keluhan dan tuntutan dari para demonstran. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyelesaikan masalah yang ada dengan cara yang baik dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Pulau Makian juga menyampaikan harapannya agar masalah yang ada dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat. Mereka juga meminta agar pengelola SPBU dapat lebih memperhatikan kepentingan masyarakat setempat dan berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam menyelesaikan masalah yang ada dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan di Pantai Pawate serta di wilayah Kecamatan Pulau Makian secara umum. Selain itu, rapat ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola wisata, dan masyarakat setempat.
Tim Redaksi


