Surabaya MC PROV Jatim. Kamis, 19 Februari 2026 – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) berhasil memastikan sistem kelistrikan tetap andal dengan nihil padam beban pada jaringan transmisi selama masa siaga perayaan Imlek 2577 Kongzili di berbagai wilayah Jawa Timur.
Dalam keterangan tertulis Kamis (19/2/2026), PLN UIT JBM melaksanakan siaga kelistrikan secara menyeluruh. Sebanyak 15 posko unit layanan dan 1 posko induk dioperasikan untuk pemantauan kondisi sistem secara real time, dengan total 1.390 personel bersiaga selama 24 jam penuh guna menjaga infrastruktur transmisi dalam kondisi optimal.
Kesiapan tersebut didukung berbagai peralatan penunjang darurat, antara lain 12 unit crane, 10 manlift, 1 peralatan online washer, 7 tower Emergency Restoration System (ERS), 5 trafo mobile, serta 7 unit DC mobile beserta perlengkapan teknis lainnya. Seluruh peralatan dipastikan siap operasi untuk mempercepat penanganan jika terjadi potensi gangguan.
Dari sisi logistik, material spare strategis telah disiapkan dan ditempatkan di titik-titik mudah diakses, dengan mempertimbangkan efektivitas jarak tempuh dan kemudahan mobilisasi agar proses pemulihan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pelaksanaan siaga berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, dengan koordinasi intensif antarunit untuk menjaga keandalan sistem transmisi. Keberhasilan ini mendukung kelancaran kegiatan perayaan, salah satunya di kawasan Kampung Pecinan Kya-Kya Surabaya yang dipadati masyarakat menikmati atraksi budaya dan kuliner khas.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN yang menjalankan tugas dengan dedikasi. “Keberhasilan menjaga keandalan sistem transmisi merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh tim. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan hari besar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ke depan, PLN UIT JBM akan terus memperkuat sistem transmisi melalui peningkatan keandalan infrastruktur, optimalisasi teknologi, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkesinambungan.
Tim Redaksi
(MC Prov Jatim/hjr/eyv)

