TERNATE, MALUKU UTARA — Proses penjaringan calon Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Khairun (Unkhair) untuk periode 2026–2030 berjalan dinamis dan penuh antusiasme akademik. Agenda penyampaian program kerja yang digelar baru-baru ini dihadiri oleh dua dari tiga calon yang resmi lolos tahap seleksi administrasi, sementara satu kandidat lainnya absen karena berhalangan hadir.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung FP7 Faperta Unkhair tersebut merupakan bagian dari rangkaian tahapan pemilihan pimpinan fakultas yang telah dimulai sejak pendaftaran penjaringan calon dekan beberapa waktu lalu. Tahap ini menjadi momen penting bagi para kandidat untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja strategis mereka di hadapan anggota senat fakultas dan sivitas akademika.
Ketua Panitia Penjaringan Calon Dekan Faperta Unkhair, Ir. Aqshan Shadikin Nurdin, S.P., M.Sc., IPM, ASEAN Eng., memastikan bahwa seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Rektor Nomor 2 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penjaringan Calon Dekan di lingkungan Universitas Khairun. Meskipun salah satu calon yaitu Prof. Dr. Sariffudin Fatmona, S.Pt., M.Si., tidak hadir pada agenda penyampaian program kerja, panitia telah mengonfirmasi kondisi tersebut dan tetap melanjutkan tahapan sesuai mekanisme.
Dua calon yang hadir dan memaparkan visi serta rencana program kerja mereka adalah Ir. Lily Ishak, M.Si., M.Nat.Res., Ph.D. dan Prof. Dr. Hamidin Rasulu, S.TP., M.P.. Kedua kandidat menyampaikan gagasan mereka untuk membawa Faperta Unkhair ke arah yang lebih unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Ir. Lily Ishak, yang merupakan calon petahana, mengusung visi menjadikan Faperta unggul dan kompetitif di panggung nasional maupun internasional, dengan fokus pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) fakultas. Ia menyebutkan bahwa dari sembilan indikator kinerja yang telah ditetapkan, empat di antaranya telah melampaui target lebih dari 100 persen, menunjukkan progres positif kerja selama periode sebelumnya. Namun ia juga mengakui beberapa tantangan yang masih harus diatasi, seperti masa studi mahasiswa yang masih di atas standar ideal dan kebutuhan peningkatan publikasi ilmiah internasional.
Sementara itu, Prof. Dr. Hamidin Rasulu menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif dalam evaluasi kinerja fakultas setiap tahun serta penguatan tata kelola akademik bagi seluruh unit di dalam Faperta. Dalam pemaparannya, Hamidin menekankan perlunya transparansi dalam capaian kinerja fakultas serta program prioritas yang meliputi pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembukaan program studi doktoral, dan penguatan jejaring strategis untuk riset dan kolaborasi.
Acara yang dibuka resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unkhair ini dinilai memberikan gambaran jelas tentang arah perguliran kepemimpinan di lingkungan Fakultas Pertanian. Wakil rektor dalam sambutannya menekankan bahwa pemilihan pimpinan fakultas merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk kemajuan fakultas dan universitas secara keseluruhan.
Panitia memastikan bahwa proses penjaringan serta tahapan berikutnya akan terus dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Keputusan final atas calon Dekan terpilih direncanakan akan diumumkan setelah seluruh tahapan evaluasi dan seleksi selesai dijalankan.
Tim Redaksi

