oplus_0
Cakrawala Malut. Com– Dalam rangka memperingati satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menggelar rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan, hukum, dan wakaf sebagai wujud kedekatan dengan umat. Kegiatan berlangsung di Pendapa Kabupaten Batang pada Minggu (1/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, beberapa dokter spesialis penyakit dalam dan kejiwaan turut ditempatkan untuk memastikan kualitas layanan kesehatan bagi warga Nahdliyyin di Jawa Tengah.
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin menyampaikan, masyarakat umum dapat mengikuti kegiatan ini untuk mendapatkan pelayanan cek kesehatan gratis dari tenaga kesehatan profesional.
“Warga yang datang bisa mendapatkan layanan kesehatan dasar seperti cek tekanan darah dan lainnya, sebagai wujud layanan kepada umat,” jelasnya.
Layanan cek kesehatan kejiwaan menjadi salah satu daya tarik, dengan menghadirkan dokter spesialis kejiwaan. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan kejiwaan bukanlah hal yang memalukan, melainkan sangat penting untuk menjaga kesehatan jiwa.
Selain layanan kesehatan, masyarakat juga dapat memanfaatkan konsultasi hukum terkait penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.
“Sejumlah persoalan hukum yang seringkali dihadapi masyarakat, bisa dikonsultasikan dengan petugas terkait langsung,” ucapnya.
Selain itu, PCNU Batang membuka stan layanan wakaf produktif, mengingat jenis wakaf ini memerlukan proses yang lebih detail dibandingkan wakaf lainnya. Rangkaian kegiatan peringatan satu abad NU juga diisi dengan Apel Kemanusiaan yang diikuti oleh 7.100 warga Nahdliyyin, dan diakhiri dengan doa serta istighosah agar NU senantiasa diberkahi dan bermanfaat bagi umat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, PWNU Jateng bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Batang untuk membuka layanan donor darah. Bupati Batang M Faiz Kurniawan turut berpartisipasi dengan mendonorkan darahnya.
“Sudah tujuh kali donor di Batang, semoga ini bisa memotivasi bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi setiap kali ada donor darah. Yang pasti donor darah itu tidak akan mengurangi takaran darah kita, justru malah menyehatkan,” ujarnya.
Tim Redaksi

