Morowali, Cakrawala Malut.Com- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan bahwa Kota Bungku akan menghadapi tiga proyek strategis besar ke depan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari camat, kepala desa, lurah, tokoh agama, hingga masyarakat umum untuk bekerja sama mendukung program tersebut demi kemajuan dan tata ruang yang lebih baik di ibu kota kabupaten.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Iksan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bungku Tengah dan Bungku Timur Tahun 2026 di Gedung Serba Guna Achmad Hadi, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Morowali, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Forkopimda, Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Otonomi Perangkat Daerah (OPD), kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Iksan menyampaikan rencana proyek pertama yakni pelebaran Jalan Trans Sulawesi. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperindah wajah Kota Bungku. Ia meminta agar perencanaan teknis serta gambaran anggaran segera disiapkan sejak dini agar pelaksanaan proyek dapat berjalan terarah dan terukur.
Proyek kedua adalah penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang akan menghubungkan Masjid Islamic Center dengan Lapangan Bola Sangiang Kinambuka. Penataan RTH ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih indah, nyaman, serta menjadi representasi sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas masyarakat.
Proyek ketiga yang diungkap adalah pengembangan Pantai Matano dengan mengadopsi konsep Pantai Losari di Makassar. Bupati Iksan berharap Kecamatan Bungku Tengah dapat menjadi kawasan sentral yang dibahas bersama seluruh pemangku kepentingan, sehingga mampu menghadirkan marwah Kota Bungku sebagai ibu kota Morowali yang maju, tertata dengan baik, dan memiliki daya saing yang tinggi.
Tim Redaksi

