MAKIAN,Cakrawalamalut.Com — Pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang rutin disalurkan ke sejumlah sekolah dan posyandu di wilayah Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, terpaksa diliburkan pada hari ini. Hal ini dikarenakan adanya keterlambatan penyaluran dana Bantuan Penguatan (Banper) dari pusat Badan Gizi Nasional (BGN) yang belum juga masuk ke rekening virtual akun Satuan Pelaksana Pengelola Gizi (SPPG) setempat.
Keterlambatan aliran dana ini membuat pelaksanaan program pemberian makanan bergizi bagi anak-anak sekolah serta balita di lingkungan masyarakat tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya pada hari ini. Kepastian ini dikonfirmasi oleh pihak pengelola program di tingkat kecamatan, Rabu, 23 September 2026.
“Kami menyampaikan informasi ini secara terbuka kepada seluruh warga masyarakat, khususnya para orang tua siswa serta pengurus posyandu, bahwa pelayanan MBG untuk besok belum dapat kami laksanakan. Hal ini murni dikarenakan dana Banper dari pusat BGN yang seharusnya masuk ke rekening virtual akun SPPG hingga saat ini belum ada pemberitahuan masuknya,” ungkap salah satu pengelola program di Kecamatan Pulau Makian.
Lebih lanjut dijelaskan, keterlambatan masuknya dana tersebut menjadi kendala utama yang menghambat proses pengadaan bahan pangan, persiapan, hingga pendistribusian makanan bergizi ke titik-titik pelayanan. Tanpa adanya aliran dana yang jelas, pihak pengelola tidak dapat membelanjakan kebutuhan operasional harian program, sehingga pelayanan terpaksa ditunda sementara.
“Kami sangat memahami kepentingan dan harapan masyarakat terhadap program ini. Namun, kami juga tidak dapat berbuat banyak sebelum dana tersebut tersalurkan. Selama dana belum masuk, maka pelayanan MBG ke sekolah-sekolah dan posyandu harus libur dulu,” tambahnya.
Hingga saat ini, pihak pengelola terus melakukan pemantauan dan konfirmasi terkait status penyaluran dana kepada pihak berwenang di tingkat kabupaten maupun pusat. Diharapkan keterlambatan ini dapat segera terselesaikan sehingga pelayanan MBG dapat kembali berjalan normal dan tidak mengganggu pemenuhan gizi anak-anak serta balita di wilayah Kecamatan Pulau Makian.
Pihak pengelola juga memohon pengertian dan kesabaran dari seluruh lapisan masyarakat, berharap keterlambatan ini tidak berlangsung terlalu lama. Segera setelah dana Banper dari pusat BGN masuk ke rekening virtual akun SPPG, pelayanan program MBG akan dihidupkan kembali dan dilaksanakan seperti biasa dengan segera.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami berjanji akan mengabarkan kembali kepada masyarakat begitu dana sudah masuk dan pelayanan siap dibuka kembali,” tutup pernyataan tersebut.


