MAKIAN, Cakrawalamalut.Com— Upaya peningkatan kualitas dan standar pendidikan di daerah terus digencarkan. Kali ini, SMP Negeri 40 Halmahera Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Sistem Penjaminan Mutu Internal atau yang dikenal dengan (SPMI), Literasi dan Numerasi (LITNUM) Digitalisasi pembelajaran. kegiatan ini dihadiri dan dipandu langsung oleh para instruktur dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, dengan melibatkan dua lembaga pendidikan sekaligus, yaitu SDN 3 Halmahera Selatan dan SMP Negeri 40 Halmahera Selatan.
Bimtek ini diselenggarakan sebagai langkah nyata dalam menyempurnakan tata kelola pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Sistem Penjaminan Mutu Internal sendiri merupakan rangkaian kegiatan pengendalian dan pengembangan mutu pendidikan yang dilakukan secara sistematis, terencana, dan berkelanjutan di lingkungan satuan pendidikan.
Kepala SMP Negeri 40 Halmahera Selatan Yutam Muin S.Pd menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat menyambut baik kedatangan para instruktur dari Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan fondasi bagi kami untuk memastikan setiap proses pembelajaran dan pengelolaan sekolah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelibatan SDN 3 Halmahera Selatan dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antar-lembaga pendidikan di wilayah tersebut. “Baik tingkat dasar maupun menengah pertama memiliki tanggung jawab yang sama dalam mencetak generasi berkualitas. Dengan berpartisipasinya SDN 3 Halsel, kita membangun kesamaan pemahaman dan langkah yang seragam dalam menjamin mutu pendidikan sejak dini,” tambahnya.
Salah satu instruktur dari Kabupaten Halmahera Selatan dalam paparannya menegaskan bahwa SPMI bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan sebuah sistem yang harus dijalankan secara nyata. “SPMI memastikan bahwa setiap kebijakan, program, dan kegiatan yang dilakukan di sekolah selalu diarahkan untuk mencapai standar pendidikan yang lebih tinggi. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi harus dilakukan secara konsisten dan jujur,” ungkapnya.
Dalam kegiatan berlangsung, para peserta dibekali pemahaman mengenai prinsip-prinsip penjaminan mutu, penyusunan dokumen kebijakan dan manual mutu, serta penyusunan rencana pemenuhan dan peningkatan standar pendidikan. Para peserta juga diajak berdiskusi dan memecahkan masalah-masalah nyata yang sering dihadapi sekolah dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Para guru dan tenaga kependidikan yang hadir menyambut positif kegiatan ini. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru serta panduan teknis yang lebih jelas dalam menerapkan SPMI di lingkungan sekolah masing-masing. “Selama ini kami memahami pentingnya penjaminan mutu, namun melalui bimtek ini kami mendapatkan arahan yang lebih terstruktur dan dapat langsung diterapkan,” ungkap salah seorang perwakilan guru dari SDN 3 Halmahera Selatan.
Dengan berakhirnya kegiatan Bimtek SPMI ini, diharapkan kedua sekolah — SMP Negeri 40 Halmahera Selatan maupun — SD Negeri 3 Halmahera Selatan — mampu menjalankan sistem penjaminan mutu secara mandiri, konsisten, dan berkelanjutan. Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya menjadi tugas pimpinan sekolah, melainkan tanggung jawab seluruh warga sekolah.
Kegiatan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk melaksanakan pemantauan berkala serta berbagi pengalaman dan praktik baik antar sekolah. Semangat untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu, unggul, dan berdaya saing terus dijaga, demi masa depan anak-anak Halmahera Selatan dan kemajuan pendidikan nasional pada umumnya.


