KAYOA, Cakrawalamalut. Com — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halmahera Selatan melalui Unit Pelayanan Kayoa mengambil langkah cepat untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat di tengah kondisi musim kemarau panjang.
Langkah tersebut dilakukan dengan mempercepat pergantian tiga unit pompa produksi yang mengalami kerusakan secara mendadak pada 16 Agustus 2026 sekitar pukul 16.20 WIT.
Menindaklanjuti laporan kerusakan tersebut, tim teknis PDAM langsung melakukan respons dan berkoordinasi dengan Direktur PDAM Halmahera Selatan untuk menentukan langkah penanganan. Manajemen kemudian memberangkatkan satu armada kendaraan operasional dari PDAM Labuha yang mengangkut tiga unit pompa pengganti menggunakan kapal feri menuju Kayoa.
Kepala Unit IKK Kayoa, Iswan Garwan, menyampaikan bahwa pergantian pompa tersebut merupakan langkah teknis untuk memulihkan sekaligus mempertahankan sistem pelayanan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Kayoa.
Tiga unit pompa yang dalam proses pergantian tersebut terdiri atas dua unit pompa berkapasitas masing-masing 22 kW dan satu unit pompa berkapasitas 11 kW.
Percepatan penanganan ini dinilai penting mengingat masyarakat Kayoa saat ini menghadapi musim kemarau panjang yang berdampak terhadap ketersediaan sumber daya air, khususnya wilayah kepulauan yang berada di kawasan khatulistiwa.
Direktur PDAM Halmahera Selatan, Soleman Bobote, mengatakan kerusakan peralatan teknis secara mendadak merupakan salah satu tantangan dalam menjaga kontinuitas pelayanan. Namun, seluruh jajaran PDAM berkomitmen merespons setiap gangguan secara cepat dan terukur, terutama yang berkaitan dengan rantai pasok pelayanan.
Selain melakukan perbaikan sarana produksi, PDAM juga menjalankan langkah mitigasi dengan melibatkan masyarakat dalam pembersihan jalur jaringan pipa produksi maupun distribusi yang melintasi perkebunan warga. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari potensi kebakaran yang dapat merusak jaringan perpipaan.
“Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, setiap terjadi gangguan pada sarana produksi maupun distribusi dan langkah mitigasi, PDAM berupaya melakukan penanganan secepat mungkin agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal,” ujar Soleman.
Direktur PDAM juga mengimbau seluruh pelanggan, khususnya masyarakat di wilayah kepulauan seperti Kayoa, Dolik, Madopolo, Sambiki, dan Obi Laiwui, agar menggunakan air secara bijak dan efisien selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta menjaga sarana serta jaringan perpipaan yang menjadi bagian penting dari sistem pelayanan air bersih.
Sementara itu, untuk wilayah perkotaan Labuha dan Bacan Timur, PDAM menyebut kapasitas pelayanan untuk sekitar dua bulan ke depan masih mencukupi. Meski kapasitas sumber air baku permukaan mengalami penurunan hingga sekitar 50 persen, PDAM masih memiliki cadangan kapasitas air bawah tanah yang dapat dimanfaatkan apabila diperlukan.
Menurut Direktur, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kerja nyata, pelayanan publik yang responsif, serta upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang aman dan berkelanjutan.
“Di momentum kemerdekaan ini pula, PDAM selaku perpanjangan tangan Pemerintah Daerah menghadirkan semangat Indonesia Melayani,” katanya.
Ia menambahkan, perbaikan dan pergantian peralatan teknis tersebut merupakan bentuk komitmen PDAM agar masyarakat tetap memperoleh pelayanan air bersih, khususnya dalam menghadapi musim kemarau, meskipun pada kondisi tertentu pelayanan harus dilakukan secara bergiliran atau terjadwal.
PDAM Halmahera Selatan menyadari bahwa keberhasilan pelayanan air bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab PDAM maupun pemerintah pusat dan daerah, tetapi membutuhkan dukungan serta kerja sama seluruh masyarakat.
Dengan semangat kemerdekaan dan gotong royong, PDAM Halmahera Selatan berkomitmen terus melakukan pembenahan, meningkatkan keandalan sarana dan prasarana melalui berbagai program pemerintah pusat dan daerah pada tahun-tahun mendatang, serta menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin baik, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat di wilayah cakupan pelayanan.
“Merdeka Melayani, Tangguh Menghadapi Kemarau, dan Menjaga Sumber Air untuk Kebutuhan Bersama.”
Tim Redaksi

