JAKARTA, 3 Februari 2026 – 20:17 WIB – Absennya Cristiano Ronaldo dari skuad Al Nassr dalam beberapa laga Liga Arab Saudi memantik spekulasi luas. Bukan cedera yang menjadi penyebab utama, melainkan ketidakpuasan sang bintang terhadap arah kebijakan klub dan dukungan yang dinilai tidak seimbang dari Public Investment Fund (PIF).
PIF, lembaga investasi milik negara Arab Saudi yang mengendalikan sejumlah klub papan atas Saudi Pro League, menjadi pusat perhatian. Di mata Ronaldo, dukungan yang diberikan kepada klub lain dianggap lebih besar, dengan nama Al Hilal muncul sebagai pusat perdebatan karena aktivitas transfer agresif mereka termasuk merekrut Karim Benzema, yang memunculkan tudingan bahwa klub asal Riyadh itu menjadi “anak emas” PIF.
Ketegangan bermula ketika Ronaldo dikabarkan kecewa dengan minimnya pergerakan transfer Al Nassr, membuatnya absen dan memilih mengambil sikap tegas. Menurut laporan Sky Sports dan sejumlah media regional, Ronaldo menilai Al Nassr gagal menunjukkan ambisi serius dalam memperkuat tim, padahal target utama klub adalah meraih juara liga dan prestasi di kancah Asia.
Di saat yang sama, klub-klub lain yang juga berada di bawah kendali PIF terlihat lebih aktif dalam bursa transfer. Perbandingan ini yang kemudian memicu rasa ketidakadilan dari pihak Ronaldo, yang sebagai figur sentral proyek Saudi Pro League memiliki ekspektasi tinggi terhadap dukungan struktural untuk klubnya.
(Sumber: Bola.net)

