Cakrawala Malut. Com- Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana kepada 249 personel Polda Maluku Utara sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian dalam menjalankan tugas kepolisian. Upacara penganugerahan dilaksanakan di Markas Polda Maluku Utara, Sofifi, pada Kamis (29/1/2026).
Upacara dipimpin oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku Utara, Komisaris Besar Polisi Ali Wardhana. Menurutnya, penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan negara atas pengabdian tanpa cacat selama masa dinas.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian personel dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Ali.
Rincian penerima tanda kehormatan meliputi Satyalancana Pengabdian 8 Tahun sebanyak 200 personel, Satyalancana Pengabdian 16 Tahun sebanyak 27 personel, Satyalancana Pengabdian 24 Tahun sebanyak 12 personel, Satyalancana Pengabdian 32 Tahun sebanyak 8 personel, serta Satyalancana Bintang Nararya kepada 2 personel.
Ali Wardhana menegaskan bahwa penganugerahan Satyalancana bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan kehormatan negara yang mengandung tanggung jawab moral.
“Ini adalah kehormatan negara yang harus dijaga dengan terus meningkatkan integritas, profesionalisme, serta pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap humanis, adaptif, dan komitmen seluruh personel dalam mendukung transformasi Polri Presisi agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Wahyu Istanto Bram, mengatakan bahwa penghargaan diberikan kepada personel yang menunjukkan dedikasi tinggi serta tidak memiliki catatan pelanggaran selama masa dinas.
“Personel yang menerima Satyalancana adalah mereka yang berdedikasi, melaksanakan tugas dengan baik, serta tidak pernah melakukan pelanggaran,” kata Wahyu.
Ia menjelaskan bahwa penganugerahan dilakukan setelah masa pengabdian personel dinilai memenuhi persyaratan dan layak memperoleh penghargaan dari negara.
Menurut Wahyu, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Maluku Utara.
“Mereka yang menerima penghargaan ini merupakan teladan. Diharapkan dapat memotivasi personel lainnya agar terus berbuat baik, tidak melakukan pelanggaran, dan bersungguh-sungguh mengabdi kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Tim Redaksi

