Cakrawala Malut. Com- Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama agar program literasi berjalan optimal serta berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Ia menyatakan bahwa peningkatan minat baca masyarakat adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan langkah konkret dan kolaboratif.
“Mudah-mudahan nanti kita bisa mencari jalan keluarnya, sehingga minat baca dan tadi indeks IPLM-nya semakin meningkat,” ujar Tinawati usai menerima audiensi Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Banten di Gedung PKK Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, pertemuan dengan pegiat literasi menjadi wadah untuk bertukar gagasan sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan dalam pelaksanaan program literasi di Provinsi Banten. “Pertemuan hari ini kita saling memberi masukan, kemudian mencari solusi bagaimana dengan program literasi di Provinsi Banten,” jelas dia.
Sementara itu, Ketua Forum TBM Provinsi Banten, Rudi Gunawan, menyampaikan bahwa audiensi bertujuan memberikan masukan dan menguatkan kolaborasi dalam pengembangan literasi. Ia menyebutkan, terdapat lebih dari 800 TBM dan perpustakaan desa di Banten yang telah menerima bantuan buku bermutu dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
“Kehadiran kami ke sini adalah untuk memberikan masukan dan mengajak kolaborasi penguatan literasi di Provinsi Banten,” ujar Rudi. Menurutnya, bantuan buku perlu dioptimalkan melalui kegiatan literasi berkelanjutan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Rudi juga mengungkapkan tantangan utama yang dihadapi adalah belum optimalnya regenerasi relawan literasi, padahal keberadaan relawan sangat penting dalam menumbuhkan minat baca masyarakat. “Permasalahan yang terjadi secara umum adalah regenerasi relawan tidak terjadi dengan baik, sehingga harapan kami ada kolaborasi dengan Bunda Literasi untuk membuat kegiatan yang kemudian bisa melahirkan relawan-relawan baru,” pungkasnya.
Tim Redaksi

