Makassar – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mempercepat pemerataan pembangunan, serta memperluas jangkauan program sosial kepada masyarakat.
Hingga 31 Desember 2025, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) di Sulawesi Selatan tercatat mencapai Rp31,3 triliun atau sebesar 97,42 persen dari total pagu anggaran Rp32,1 triliun. Capaian tersebut menegaskan optimalnya penyaluran dana APBN untuk mendukung pembangunan di daerah.
Hal itu disampaikan Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dalam konferensi pers rilis kinerja APBN regional Sulsel yang digelar di Gedung Keuangan Negara (GKN) II Makassar, Senin (26/1/2026). Paparan disampaikan langsung oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulsel, Supendi, serta disiarkan secara daring melalui kanal resmi YouTube Kementerian Keuangan.
Supendi mengungkapkan, penyaluran TKD sepanjang tahun 2025 berlangsung relatif merata di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Hampir seluruh pemerintah daerah mencatatkan realisasi anggaran mendekati pagu yang ditetapkan.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa APBN benar-benar hadir secara merata di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dan menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas fiskal daerah,” ujar Supendi.
Ia menambahkan, kinerja TKD menjadi fondasi utama dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur daerah, serta penguatan ekonomi lokal. Penyaluran dana tersebut berperan langsung dalam mendorong aktivitas ekonomi, khususnya melalui belanja pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Tim Redaksi

